Kamis, 16/05/2013 12:18 WIB

Ibas: Selisih Tipis, Pemenang Pilgub Bali Belum Jelas

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Dua kandidat cagub Bali yakni Mangku Pastika (PD dan koalisi) dan Puspayoga (PDIP) saling klaim memenangkan Pilkada Bali. Bagi Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), pemenang Pilkada Bali belum jelas.

"Selisih perolehan suara hasil hitung cepat (quick count) oleh lembaga survei sangat tipis sehingga belum dapat menentukan pemenangnya. Jadi, apapun hasilnya nanti, keputusan resmi KPU harus dihormati bersama," kata Ibas dalam siaran pers, Kamis (16/5/2013).

Ibas mendorong siapapun yang menang dan kalah harus menghormati keputusan KPU. Kompetisi di Pilkada Bali memang cukup sengit.

"Saya mendorong, apapun hasilnya nanti, para kandidat terus dapat bersinergi untuk membangun dan memajukan Bali," katanya.

Putra Ketum PD, SBY, ini juga mendorong KPU dapat menjalankan tugas dan kewajibannya dengan profesional, adil, objektif dan transparan, sehingga masyarakat Bali dapat menerima hasil pesta demokrasi di Bali.

"Saya memberikan penghargaan kepada masyarakat Bali yang telah mendukung kedua pasangan dan telah berpartisipasi menjaga pelaksanaan pilgub Bali berjalan dengan tertib dan lancar. Mari kita tunggu hasil perhitungan resmi oleh KPU Provinsi Bali, sambil terus menjaga bersama agar suasana tetap kondusif," tuntasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(van/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%