detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 16/05/2013 12:18 WIB

Ibas: Selisih Tipis, Pemenang Pilgub Bali Belum Jelas

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Dua kandidat cagub Bali yakni Mangku Pastika (PD dan koalisi) dan Puspayoga (PDIP) saling klaim memenangkan Pilkada Bali. Bagi Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), pemenang Pilkada Bali belum jelas.

"Selisih perolehan suara hasil hitung cepat (quick count) oleh lembaga survei sangat tipis sehingga belum dapat menentukan pemenangnya. Jadi, apapun hasilnya nanti, keputusan resmi KPU harus dihormati bersama," kata Ibas dalam siaran pers, Kamis (16/5/2013).

Ibas mendorong siapapun yang menang dan kalah harus menghormati keputusan KPU. Kompetisi di Pilkada Bali memang cukup sengit.

"Saya mendorong, apapun hasilnya nanti, para kandidat terus dapat bersinergi untuk membangun dan memajukan Bali," katanya.

Putra Ketum PD, SBY, ini juga mendorong KPU dapat menjalankan tugas dan kewajibannya dengan profesional, adil, objektif dan transparan, sehingga masyarakat Bali dapat menerima hasil pesta demokrasi di Bali.

"Saya memberikan penghargaan kepada masyarakat Bali yang telah mendukung kedua pasangan dan telah berpartisipasi menjaga pelaksanaan pilgub Bali berjalan dengan tertib dan lancar. Mari kita tunggu hasil perhitungan resmi oleh KPU Provinsi Bali, sambil terus menjaga bersama agar suasana tetap kondusif," tuntasnya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(van/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close