detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 03:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 16/05/2013 09:56 WIB

Pasca Bentrokan Mahasiswa & Polisi, Universitas Nommensen Diliburkan

Khairul Ikhwan - detikNews
Foto: Khairul Ikhwan/detikcom
Medan - Pasca bentrok mahasiswa dengan polisi, pihak rektorat Universitas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen meliburkan perkuliahan. Seluruh gerbang kampus ditutup rapat, mahasiswa dilarang masuk, Kamis (16/5/2013).

Di gerbang masuk yang ada di depan halte Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, pihak kampus menempelkan kertas karton berisi pengumuman. "Perkuliahan Hari Ini, Kamis 16 Mei 2013 Diliburkan", bunyi pengumuman tersebut.

"Kalau melihat pengumuman ini, sepertinya memang hanya hari saja yang libur. Kita tidak diizinkan masuk," kata seorang mahasiswi.

Banyak mahasiswa yang tidak mengetahui libur ini. Mereka yang sudah terlanjur datang berkumpul di sekitar kampus, atau segera pulang.

Berbeda dengan suasana malam hingga dinihari tadi, pada Kamis pagi tidak terlihat lagi konsentrasi polisi yang bersiaga di sekitar kampus. Hanya polisi lalu-lintas yang berjaga lebih banyak sebab lampu pengatur lalu-lintas di persimpangan dihancurkan mahasiswa dalam aksi demo Rabu (15/5/2013) sore.

Petugas kebersihan Kecamatan Medan Timur terlihat masih memunguti batu-batu yang berserakan di Jalan Perintis Kemerdekaan, sisa bentrokan tadi malam. Mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk membersihkan sisa bakaran ban. Mahasiswa membakar ban untuk menandai batas teritori aksi blokir jalan tadi malam.

Bentrokan antara mahasiswa dan polisi, serta mahasiswa dengan warga, terjadi pada Rabu malam. Bermula dari aksi para mahasiswa Nommensen yang menuntut diusutnya kemungkinan keterlibatan polisi dalam kasus meninggalnya seorang mahasiswa dalam kecelakaan lalu-lintas di Medan beberapa hari lalu. Aksi itu berubah anarkis, sebab mahasiswa memblokir jalan, merusak pos polisi serta menyerang polisi yang kebetulan melintas di sekitar kampus.

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan aksi anarkis itu. Sebanyak 12 orang diamankan dalam kejadian itu dan masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Medan, Jalan HM Said, Medan.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rul/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close