detikcom

Rabu, 15/05/2013 21:47 WIB

PDIP Klaim Jadi Pemenang Pilkada Bali

Gede Suardana - detikNews
Denpasar, - Meskipun perolehan suara dalam quick qount sangat tipis, kubu PDIP sangat yakin menjadi pemenang Pilkada Bali. Klaim itu atas dasar perhitungan manual internal.

Wakil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam jumpa pers di kantor DPD PDIP Bali, Jl Tjokorda Agung Tresna, di Denpasar, Rabu (15/5/2013) menjelaskan hasil perhitungan manual internal menunjukkan jagoannya menang tipis dari kandidat lain.

Tercatat, jago PDIP Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan meraup suara 50,7% sedangkan, kubu Partai Demokrat-Golkar, Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta meraih suara 49,3%. "Kami gembira hasil ini walau masih sementara," kata Hasto.

Kemenangan sementara itu, diperoleh dari penghitungan seluruh TPS di Bali, yang dikumpulkan para saksinya. "Hitungan manual ini tidak ada margin of error. Maka sangat yakin kami menang," katanya.

Namun, tetap saja mereka masih menunggu menunggu rekapitulasi KPUD Bali. "Kita tunggulah," katanya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gds/mpr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%