Rabu, 15/05/2013 21:28 WIB

Polisi Nigeria gerebek pabrik bayi kedua

BBCIndonesia.com - detikNews
Bayi Nigeria

Bayi-bayi Nigeria ditemukan dari apa yang disebut polisi pabrik bayi.

Polisi di Nigeria mengatakan mereka menyelamatkan enam remaja yang hamil dari kelompok yang akan menjual bayi mereka.

Seorang juru bicara polisi di kota Enugu, Ebere Amairaizu, mengatakan tiga remaja putri itu dipindahkan dari rumah mereka ke apa yang ia sebut pabrik bayi tempat mereka melahirkan.

Tiga remaja itu dijanjikan akan diberi uang sebagai ganti untuk bayi mereka.

Amairaizu mengatakan mereka telah diberitahu bahwa perdagangan bayi seperti itu juga beroprasi di kota itu.

Pekan lalu, 17 remaja hamil diselamatkan dari pabrik bayi lain.

Para remaja yang hamil itu dilaporkan dihamili seorang pria berusia 23 tahun yang telah ditahan, lapor kantor berita AFP.

Adopsi ilegal sampai ritual

Uni Eropa mengatakan Nigeria dan Cina temasuk salah satu sumber terbanyak perdagangan manusia ke Eropa dan sebagian besar mereka dipaksa menjadi pekerja seks.

Pada tahun 2011 badan nasional pencegahan perdagangan manusia Nigeria, NAPTIP, mengatakan penyelidikan mereka menunjukkan bayi-bayi dijual sampai US$6.400 per bayi.

Wanita miskin yang tidak menikah menghadapi pilihan sulit bila mereka hamil dan sering dikucilkan dari masyarakat, menurut sejumlah laporan.

NAPTIP mengatakan remaja yang hamil tanpa direncanakan terkadang tergiur dengan tawaran untuk menyerahkan bayi mereka.

Bayi-bayi ini ada yang dijual untuk adopsi ilegal, digunakan sebagai tenaga buruh anak atau prostitusi. Ada pula bayi yang dibunuh dan diambil organ tubuhnya untuk tradisi ritual.

(bbc/bbc)

  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%