Rabu, 15/05/2013 20:58 WIB

Demonstrasi Mahasiswa Nommensen Picu Kemacetan Parah di Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan, - Aksi demonstrasi mahasiswa Universitas HKBP Nommensen menyebabkan kemacetan parah di kawasan pusat Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kendaraan tidak bisa bergerak karena banyaknya ruas jalan yang ditutup.

Demonstrasi mahasiswa itu berlangsung di depan kampus Nommensen di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan. Tapi sejumlah ruas jalan ditutup, seperti Jalan Timor, sebagian Jalan Gaharu dan terutama Jalan Perintis Kemerdekaan. Penutupan sebagian jalan juga dilakukan di ruas Jalan Sutomo.

Jalan-jalan yang ditutup ini merupakan ruas kalan utama di Medan. Sejak penutupan berlangsung, Rabu (15/5/2013) sore, efek kemacetannya kemana-mana.

Di jalan-jalan di sekitar Lapangan Merdeka, kendaraan terjebak macet berjam-jam. Tidak bisa bergerak dari ruas Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Balai Kota, Jalan Pulau Pinang, dan Jalan HM Yamin. Efeknya juga mengikut ke Jalan Putri Hijau, Yos Sudarso, Bambu II dan Adam Malik.

Polisi lalu lintas yang berjaga di persimpangan tidak bisa berbuat banyak. Upaya mengurai kemacetan sulit dilakukan karena arus kendaraan terus masuk ke arah pusat kemacetan.

Aksi demonstrasi Nommensen berlangsung sejak sore. Mereka menuding polisi bertanggung jawab atas tewasnya rekan mereka dalam kecelakaan lalu-lintas beberapa hari lalu. Polisi yang berjaga di sekitar kampus, justru sempat terlibat bentrok dengan mahasiswa.

Warga sekitar yang kesal dengan mahasiswa, ikut melempari para mahasiswa. Hingga pukul 20.40 WIB, mahasiswa masih bertahan di depan kampus, belum bisa dipukul mundur oleh polisi.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%