Rabu, 15/05/2013 18:54 WIB

Laporan dari Chalkidiki

Indonesia Borong Gelar Kejuaraan Belia Catur Dunia di Yunani

Eddi Santosa - detikNews
Halaman 1 dari 2
FIDE, Yunani
Chalkidiki - Sebelas pecatur belia Indonesia di bawah usia 17 tahun memborong gelar kejuaraan World School Chess Championship 2013 dan juara utama the 5th Alexander the Great 2013 di Chalkidiki, Yunani (7-14 Mei 2013).

Kejuaraan ini diikuti oleh 567 peserta dari 30 negara termasuk negara yang kuat dalam olahraga catur yaitu Rusia, India, Inggris dan Turki.

Pada World School Chess Champions 2013, Indonesia menyabet juara kedua untuk kelompok usia U-9 yaitu Diajeng Theresa Singgih (Jabar) dan juara ketiga kelompok U-15 Aay Aisyah Anisa (Jatim). Peserta Indonesia belia lainnya rata-rata memasuki rangking 10 besar juara.

Sementara pada Kejuaraan the 5th Alexander the Great Open Championship 2013 yang berlangsung di tempat sama, Grand Master (GM) Indonesia, Irene Kharima Sukandar memenangi juara utama turnamen bergengsi tersebut.

Irene dengan berhasil mengumpulkan nilai 6.0, posisi runner-up ditempati pecatur Erdogu Mert (Turki) dengan nilai 5.5 dan pecatur Itkis Boris (Rusia), yang meraih nilai 5.0 harus puas di posisi ketiga.

Dubes RI Athena Benny Bahanadewa yang ikut menyemangati peserta pada kejuaraan tersebut menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang dicapai oleh pecatur belia Indonesia.

"Selain telah mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional, mereka juga menunjukkan ke depan Indonesia akan memiliki banyak GM yang akan mengantarkan Indonesia sebagai negara pecatur dunia," demikian Dubes. Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(es/es)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%