Detik.com News
Detik.com
Rabu, 15/05/2013 18:07 WIB

Cerita Penangkapan Bupati Mandiling Natal di Rumah Persembunyiannya

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menangkap Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara. Hidayat ditangkap di sebuah rumah persembunyian bersama tiga orang lainnya.

Informasi yang dikumpulkan, setelah proses penangkapan Plt Kadis PU Kabupaten Mandailing Natal, Khairil Anwar dan seorang swasta berinisial Surung Panjaitan Selasa (14/5), penyidik mencari tahu keberadaan Hidayat. Bahkan KPK juga meminta bantuan Polda Sumatera Utara.

Akhirnya penyidik mendapat informasi Hidayat tengah bersembunyi di sebuah rumah. Petugas pun bergegas menangkap Hidayat pada Rabu (15/5/2013) sore.

Di rumah tersebut, ada tiga orang lainnya. Namun karena dianggap tidak ikut terlibat, ketiganya pun dilepaskan.

Kini ketiganya akan langsung dibawa ke Jakarta dengan menggunakan pesawat terbang. Sesampainya di Jakarta, ketiganya akan langsung diperiksa.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%