detikcom
Rabu, 15/05/2013 17:31 WIB

Pilkada Bali

Pastika: Tunggu Hasil Perolehan Suara KPUD Bali

Gede Suardana - detikNews
Denpasar, - Perolehan suara antara pasangan calon gubernur pada Pilkada Bali sangat ketat. Calon Made Mangku Pastika yang diusung Partai Demokrat dan Golkar meminta semua pihak bersabar menunggu hasil perhitungan KPUD Bali.

Calon Gubernur AA Ngurah Puspayoga (PDIP) unggul dengan raihan 50,31 persen suara sedangkan Made Mangku Pastika 49,69 persen. Demikian hasil perhitungan cepat yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) di Hotel Inna Grand Bali Beach.

Dengan beragam versi dengan perbedaan yang tipis, Pastika meminta para simpatisan dan pendukungnya bersabar sembari menunggu hasil penghitungan suara oleh KPUD Bali.

"Mari bersabar menunggu hasil dari KPUD Bali," kata Pastika pada jumpa pers di markas pemenangannya, Sekar Tunjung Center, di Jalan Sekar Tunjung, Denpasar Timur, Rabu (15/5/2013).

Ia pun meminta para pendukung dan simpatisannya mengawal perjalanan kotak suara dari TPS hingga sampai ke KPUD. "Mari kita kawal supaya tidak terjadi kecurangan," kata Pastika.

Pastika meminta semua pihak menjaga keamanan Bali. "Bali adalah daerah pariwisata. Jangan sampai terjadi keadaan yang mengganggu keamanan Bali," katanya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(gds/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%