detikcom
Rabu, 15/05/2013 17:20 WIB

22 Penyidik KPK Tinggalkan DPP PKS, Bawa Dokumen Mobil Sitaan

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Penyitaan enam mobil Lutfi Hasan Ishaq di kantor DPP PKS oleh 22 penyidik KPK telah selesai. Penyidik KPK membawa sejumlah dokumen terkait mobil tersebut.

Pantauan detikcom, Rabu (15/5/2013) di kantor di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, para penyidik yang mengenakan rompi warna krem bertuliskan KPK, keluar melalui pintu belakang kantor DPP sekitar pukul 16.40 WIB. Sebagian dari mereka tampak membawa sejumlah dokumen.

Saat ditanya apa yang dibawa, para penyidik hanya tersenyum sambil lalu. Kemudian satu persatu masuk ke dalam mobil. Tampak juga sekitar 10 brimob ikut masuk ke mobil. Ada delapan mobil yang bergerak meninggak kantor DPP secara beruntun.

Ditemui di lobby DPP, Mardani Ali Sera mengatakan, penyidik KPK pergi membawa dokumen mobil yang disita.

"Semuanya sudah balik 22 penyidik. Mereka bawa surat-surat pembelian STNK dan BBPK serta bukti pengeluaran uang dari bidang DPP," kata Mardani.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/fiq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%