detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 15/05/2013 17:20 WIB

22 Penyidik KPK Tinggalkan DPP PKS, Bawa Dokumen Mobil Sitaan

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Penyitaan enam mobil Lutfi Hasan Ishaq di kantor DPP PKS oleh 22 penyidik KPK telah selesai. Penyidik KPK membawa sejumlah dokumen terkait mobil tersebut.

Pantauan detikcom, Rabu (15/5/2013) di kantor di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, para penyidik yang mengenakan rompi warna krem bertuliskan KPK, keluar melalui pintu belakang kantor DPP sekitar pukul 16.40 WIB. Sebagian dari mereka tampak membawa sejumlah dokumen.

Saat ditanya apa yang dibawa, para penyidik hanya tersenyum sambil lalu. Kemudian satu persatu masuk ke dalam mobil. Tampak juga sekitar 10 brimob ikut masuk ke mobil. Ada delapan mobil yang bergerak meninggak kantor DPP secara beruntun.

Ditemui di lobby DPP, Mardani Ali Sera mengatakan, penyidik KPK pergi membawa dokumen mobil yang disita.

"Semuanya sudah balik 22 penyidik. Mereka bawa surat-surat pembelian STNK dan BBPK serta bukti pengeluaran uang dari bidang DPP," kata Mardani.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(slm/fiq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%