detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 15/05/2013 16:48 WIB

Kasus Luthfi, PKS: Rasanya Sakit, Rasanya Sangat Diskriminatif

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Kepala Bidang Humas PKS Mardani Alisera mengungkapkan curahan hatinya terkait kasus Luthfi Hasan. Dia merasa ada ketidakadilan bagi PKS dalam penanganan kasus.

"Rasanya sakit rasanya sangat dikriminatif karena pimpinan kami dijemput. Kami selalu menegaskan KPK tegakan hukum dengan adil profesional, proporsional, dan tidak tebang pilih," kata Mardani dalam jumpa pers di Markas PKS di Jl TB Simatupang, Jaksel, Rabu (15/5/2013).

Namun bagaimanapun. lanjut Mardani, dia yakin kader PKS tetap solid menjaga semangat keislamannya. "Persepsi kalah dengan reputasi, dan itu akan mengalahkan reputasi," jelasnya.

Mardani ingin publik menilai, bahwa dalam kasus suap izin impor sapi, Luthfi belum menerima uang yang katanya disebut untuk dia.

"Satu kasus yang terekspos ke publik. Rp 1 miliar yang katanya diterima Pak Lutfi itu belum diterima. Kami persilahkan publik untuk menilai. Kalau KPK melakukam politisasi hukum dengan tidak memproses kasus-kasus yang lain itu akan menjadi penilaian publik dan kami tidak ingin itu terjadi. Selama ini kan penilaian publik terhadap KPK bagus," tutupnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(slm/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close