detikcom
Rabu, 15/05/2013 16:44 WIB

Selain Bupati Mandailing Natal, Ada Kadis PU & Pihak Swasta Ditangkap KPK

Moksa Hutasoit - detikNews
Rumah Hidayat di Medan
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menangkap Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara terkait operasi tangkap tangan di Medan. Hidayat dan dua orang yang ditangkap lainnya akan segera diterbangkan ke Jakarta.

"Saya baru saja dapat informasi, HIB juga ikut ditangkap," kata Jubir KPK, Johan Budi, di kantornya Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (15/5/2013).

"Mereka akan diterbangkan sore ini ke Jakarta," lanjut Johan.

Menurut Johan, Hidayat ditangkap di sebuah tempat di Medan. Namun Johan belum mendapatkan informasi lokasi penangkapan.

Selain Hidayat, orang yang ditangkap oleh KPK adalah Plt Kadis PU Kabupaten Mandailing Natal, Khairil Anwar dan seorang swasta berinisial Surung Panjaitan.

Di rumah Hidayat, ada uang Rp 1 miliar yang diamankan. Diduga, uang itu berasal dari suap.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mok/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%