Rabu, 15/05/2013 16:44 WIB

Selain Bupati Mandailing Natal, Ada Kadis PU & Pihak Swasta Ditangkap KPK

Moksa Hutasoit - detikNews
Rumah Hidayat di Medan
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menangkap Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara terkait operasi tangkap tangan di Medan. Hidayat dan dua orang yang ditangkap lainnya akan segera diterbangkan ke Jakarta.

"Saya baru saja dapat informasi, HIB juga ikut ditangkap," kata Jubir KPK, Johan Budi, di kantornya Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (15/5/2013).

"Mereka akan diterbangkan sore ini ke Jakarta," lanjut Johan.

Menurut Johan, Hidayat ditangkap di sebuah tempat di Medan. Namun Johan belum mendapatkan informasi lokasi penangkapan.

Selain Hidayat, orang yang ditangkap oleh KPK adalah Plt Kadis PU Kabupaten Mandailing Natal, Khairil Anwar dan seorang swasta berinisial Surung Panjaitan.

Di rumah Hidayat, ada uang Rp 1 miliar yang diamankan. Diduga, uang itu berasal dari suap.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%