detikcom
Rabu, 15/05/2013 16:38 WIB

PKS: Fathanah Tak Pernah ke DPP, Artis Wanita Tak Pernah Ikut Kampanye

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - PKS menegaskan kembali hubungannya dengan Ahmad Fathanah. Tersangka suap dan pencucian uang itu bukan kader dan pengurus PKS. Fathanah sama sekali tak pernah datang ke kantor DPP PKS.

"Beliau bukan kader, bukan pengurus. Saya tidak pernah sekalipun bertemu dengan beliau di DPP atau di luar," jelas Kepala Bidang Humas PKS Mardani Alisera dalam jumpa pers di markas PKS, Jl TB Simatupang, Jaksel, Rabu (15/5/2013).

Menurut dia, hubungan Fathanah dengan Luthfi hubungan pribadi tak terkait partai. "Itu hubungan personal dengan Pak Lutfi mungkin. Kita tidak ada hubungan organisasi atau apapun," tuturnya.

Mardani juga menyampaikan, artis-artis perempuan yang dikaitkan dengan Fathanah sama sekali tak pernah dan ada dalam daftar kampenye PKS.

"Tidak pernah, kita ada dewan syariah pusat yang mengontrol," tutupnya.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/ndr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%