detikcom

Rabu, 15/05/2013 11:59 WIB

Hari ke-212 Jokowi

Jeritan Warga Waduk Pluit: Jokowi-Ahok Datang Dong ke Sini!

Sukma Indah Permana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jum yang menolak relokasi (Sukma/ detikcom)
Jakarta - Warga terus melawan pembongkaran bangunan ilegal di Waduk Pluit. Mereka meluapkan protes kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Puluhan warga menduduki kantor usaha alat berat berlantai dua di Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (15/5/2013). Kantor itu diketahui milik seorang pengusaha bernama Tedi.

"Suruh Jokowi-Ahok ke sini ngomong sama kita langsung," kata Jum, seorang ibu kepada Sekretaris Kecamatan Penjaringan, Yani Wahyu.

Perempuan yang berjaket hitam dan memakai perhiasan nan mencolok itu mengaku Jokowi dan Ahok belum pernah berdialog dengan warga khususnya di RT 19 RW 17, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Lokasi itu hingga kini belum digusur. Penggusuran baru akan dilakukan setelah rumah susun di Muara Baru siap dihuni oleh warga.

"Mana nggak ada dialog kok sama kita. Pak Jokowi emang ngobrol sama siapa, sama eceng gondok ya?" kata Jum dengan nada tinggi.

"Tahun 1970 dulu, ini rawa dan hutan. Nggak ada yang ngelarang-larang nguruk, sekarang mau ngusur saja," lanjut Jum emosi.

Warga lain juga mengharapkan kehadiran orang nomor satu di Jakarta tersebut.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(aan/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%