Detik.com News
Detik.com

Selasa, 14/05/2013 20:35 WIB

Klewang Paksa Anggota Geng Praktikkan Seks Bebas

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Klewang Paksa Anggota Geng Praktikkan Seks Bebas Para tersangka anggota geng motor yang dibina Klewang.
Pekanbaru, - Tindakan dari Klewang yang merupakan pentolan geng motor Pekanbaru, Riau, tidak sebatas aksi kekerasan. Geng motor yang anggotanya mayoritas remaja putra dan putri itu, kerap mereka paksa untuk berhubungan seks bebas.

Hal itu diungkap dalam keterangan pers hasil pemeriksaan sementara terhadap 14 orang tersangka geng motor binaan Klewang, Selasa (14/5/2013). Keterangan disampaikan di Mapolresta Pekanbaru, Jl A Yani, Pekanbaru, Riau.

Kepada wartawan, tersangka yang wajahnya ditutup selubung membeberkan soal hubungan seks bebas di antara sesama geng motor. Geng motor cewek yang dikenal dengan sebutan SINCAN, sering 'dikapai' Klewang.

"Kalau tak mau diajak hubungan, Klewang akan menampar cewek-cewek itu. Akhirnya cewek geng motor kapan Klewang suka harus melayani," kata salah seorang tersangka berinitial R kepada wartawan.

Tidak hanya Klewang saja yang melakukan hubungan seks tersebut. Masih menurut para tersangka lainnya, di kelompok mereka juga sudah terbiasa sesama geng berbuat seks bebas.

"Geng kami sering melakukan seks bebas, ramai-ramai. Itu Klewang yang mengajari," kata F tersangka lainnya.

Masih menurut para tersangka, seks bebas di kalangan mereka juga dilakukan juga bersama anak kandung Klewang bernama Bambang yang menjabat sebagai panglima. Kini si panglima tengah menjalani hukuman penjara.

"Ya pokoknya jabatan panglima bebas berbuat seks. Ya pokoknya gitulah, kadang lokasinya di stadion, kadang suatu tempat yang sepi," cerita para tersangka.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%