detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 08:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 14/05/2013 19:49 WIB

KPK Sita Berkas dari Rumah Bupati Mandailing Natal di Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Rumah Bupati Mandailing Natal. (Khairul/detikcom)
Medan, - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan penggeledahan di kediaman pribadi Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara, di Medan. Sejumlah berkas dan barang dibawa dari sana.

Sekitar pukul 18.50 WIB, Selasa (14/5/2013) dua mobil minibus keluar dari rumah Hidayat yang berada di Jl Sei Asahan, Medan. Dua mobil itu membawa penyidik KPK yang sebelumnya melakukan penggeledahan.

Sebelumnya di garasi rumah, tim KPK bersama sejumlah petugas dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) yang berada di lokasi, memuat sejumlah barang ke bagasi mobil. Sepintas terlihat berupa berkas-berkas.

Hingga proses pemeriksaan selesai, tim penyidik KPK tidak bersedia memberikan keterangan masalah pemeriksaan ini. Tidak ketahui ada atau tidak orang yang ditangkap di rumah ini. Tetapi yang pasti, saat pemeriksaan ini Hidayat Batubara tidak berada di rumah tersebut.

"Tidak ada di rumah,” kata seorang petugas ketika ditanya apakah Hidayat Batubara ada di rumah atau tidak.

Pemeriksaan rumah pribadi Hidayat Batubara dilakukan KPK sejak Selasa siang. Pemeriksaan ini terkait dengan operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK hari ini di Sumut.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(rul/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%