detikcom
Selasa, 14/05/2013 16:20 WIB

Absensi Anggota DPR

Ini Daftar Anggota Fraksi Golkar DPR yang Sering Bolos Rapat di 2012

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Sejumlah anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR tercatat tingkat kehadirannya di rapat paripurna DPR yang rendah. Catatan tersebut direkap oleh Badan Kehormatan (BK) DPR RI.

Berdasarkan data rekap tingkat kehadiran anggota DPR RI di Sekretariat BK DPR yang diperoleh detikcom, Selasa (14/5/2013), berikut data lengkap anggpta FPG DPR yang sering tidak ikut rapat paripurna DPR:

Masa sidang III tahun 2011-2012 (9 Januari-12 April 2012)

1. Hajriyanto Y Thohari: hadir 30%, izin 70%
2. Jeffrie Geovanie (sudah mundur): hadir 30%, tanpa keterangan 70%
3. Basuki Tjahaja Purnama (sudah mundur): hadir 40%, tanpa keterangan 60%
Rata-rata kehadiran anggota FPG: 88%

Masa sidang IV tahun sidang 2011-2012 (14 Mei-13 Juli 2012)

1. Priyo Budi Santoso: jadir 10%, izin 90%
2. Hajriyanto Y Thohari: hadir 10%, izin 90%
3. Nasruddin: hadir 40%, izin 30%, tanpa keterangan 30%
4. Hayani Isman: hadir 40%, izin 50%, sakit 10%
5. Gede Sumarjaya Linggih: hadir 40%, izin 50%, tanpa keterangan 10%
6. Setya Novanto: hadir 40%, izin 60%
7. Irene Manibuy: hadir 30%, izin 60%, sakit 10%
Rata-rata tingkat kehadiran anggota FPG: 77%

Masa sidang I tahun sidang 2012-2013 (16 Agustus-25 Oktober 2012)Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%