Selasa, 14/05/2013 15:42 WIB

Material STNK & BPKB Kosong, Giliran SIM Kapan?

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Belakangan ini terjadi kekosongan material BPKB dan STNK di Samsat seluruh wilayah di Indonesia. Korps Lantas Polri memprediksi material SIM dalam waktu dekat juga akan habis.

"Nanti diprediksi SIM yang akan habis untuk bulan Juli," kata Kabid Registrasi dan Identifikasi (Regiden) Korlantas Polri, Kombes Sam Budi Gustian, dalam keterangan pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jl Senjaya, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2013).

Untuk saat ini, jelas Budi, kelangkaan material hanya terjadi untuk BPKB dan STNK. Guna mengatasi permasalahan tersebut, Korlantas telah melakukan upaya pembuatan STNK dan BPKB sementara. Kepolisian memberikan nomor seri dalam surat sementara tersebut yang menjadi nomor urut untuk mengurus STNK dan BPKB definitif bila material sudah tersedia.

"Mekanismenya mereka menukar surat sementara itu dengan yang permanen dan tidak ada biaya tambahan. Kita akan umumkan bila material sudah lengkap dan masyarakat akan diberi pelayanan sesuai urutan karena masing-masing kapasitasnya terbatas," jelas Budi.

Selain itu, upaya untuk mengisi kekosongan material STNK dan BPKB di beberapa wilayah yang kosong, kepolisian melakukan pergeseran stok dari wilayah yang masih memiliki stok material ke wilayah yang membutuhkannya.

"Kita melakukan cek stok, jadi ada beberapa Polda yang material masih ada kita geser ke Polda lain yang membutuhkan. Itu sudah kita lakukan tapi masih saja secara total belum mencukupi," jelasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ahy/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%