detikcom
Selasa, 14/05/2013 15:07 WIB

Keributan Antar Kelompok di Tempat Karaoke 'Locus' di Tangerang, 3 Tewas

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Sekelompok pria asal Lampung dan Surabaya mengamuk di tempat hiburan Karaoke Locus di Cikupa, Tangerang, Senin (13/5) malam tadi. Keributan tersebut mengakibatkan tiga orang tewas.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Sekitar 10 orang rombongan Lampung dan Arek-Arek yang dipimpin oleh Step dan Ompong mendatangi tempat hiburan malam tersebut.

Kedatangan kelompok ini kemudian disambut oleh pihak Locus dengan diberi satu ruangan besar secara cuma-cuma. Namun, rupanya kelompok ini belum cukup puas dengan pemberian room gratis itu.

"Kemudian sekitar pukul 22.30 WIB, rombongan tersebut minta free 10 botol bir," kata Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2013).

Mendengar permintaan tersebut, pihak Locus menolak dengan alasan sudah diberikan free room. Penolakan pihak tempat hiburan rupanya membuat rombongan tersebut marah dan berteriak-teriak.

"Orang pribumi saja minta 5 botol nggak dikasih," teriak rombongan seperti ditirukan Rikwanto.

Akhirnya, sekitar pukul 23.10 Wib, rombongan tersebut membubarkan diri dengan menggunakan motor. Tidak berselang lama kemudian, kelompok tersebut kembali mendatangi lokasi dengan membawa 20 orang.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
53%
Kontra
47%