detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 14/05/2013 01:04 WIB

Polisi Malaysia Tertangkap Bawa Sabu di Bandara Polonia Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Seorang polisi Malaysia diamankan petugas Bea dan Cukai Polonia Medan karena kedapatan membawa sabu. Tersangka masih menjalani pemeriksaan di kantor bea dan cukai.

Tersangka Salim bin Muhammad Yusof diamankan petugas sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (13/5/2013) di terminal kedatangan internasional Bandara Polonia Medan, Sumatera Utara (Sumut). Saat itu tersangka baru saja turun dari pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8055 dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Sewaktu melewati pemeriksaan imigrasi, petugas curiga dengan gerak-gerik Salim, lalu melakukan penggeledahan. Petugas menemukan satu paket sabu yang beratnya 0,5 gram. Narkotika itu ditemukan di dompet pelaku.

Mendapati Salim membawa narkotika, dia pun langsung digelandang ke kantor Bea dan Cukai Polonia, Jalan Suwondo Ujung. Pihak BC masih belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan ini, namun diperoleh informasi tersangka merupakan anggota Polisi Diraja Malaysia.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyelidikan Bea Cukai Polonia, Ahmad Fathoni menyatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan kasus.

"Masih pendalaman, nanti diinfokan," katanya kepada wartawan Senin malam.

Hingga Senin tengah malam, tersangka masih berada di kantor Bea Cukai Polonia. Masih belum dipastikan kemana kasus ini akan dilimpahkan, polisi atau Badan Narkotika Nasional (BNN).



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rul/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%