detikcom

Senin, 13/05/2013 19:20 WIB

Dubes RI di Australia: Tak Perlu Risau Soal Aksi Benny Wenda

Gagah Wijoseno - detikNews
Jakarta - Dubes RI di Canberra, Australia Nadjib Riphat sudah memonitor aksi tokoh separatis Papua merdeka Benny Wenda dan pengacaranya Jennifer Robinson. Mereka berkampanye dan meminta dukungan soal Papua merdeka di forum Tedx pada 4 Mei lalu. Nadjib menegaskan, aksi Benny Wenda tak mempengaruhi sikap pemerintah Australia.

"Saya kira kita tidak perlu risau. Mereka tidak mendapat perhatian masyarakat luas," jelas Nadjib saat berbincang dengan detikcom, Senin (13/5/2013).

Acara Benny Wenda itu dilakukan di kampus di Universitas Sydney. Tedx merupakan organisasi NGO nirlaba. Mereka mengadakan kegiatan, dan ada 30 pembicara salah satunya Jennifer Robinson. Saat itu dia menggunakan kesempatan mengenalkan Benny Wenda dan Papua merdeka.

"Pemerintah Australia sangat tegas mendukung Papua bagian NKRI. Tidak ada keraguan," tegasnya.

Saat Benny Wenda yang mendapat suaka dari pemerintah Inggris, datang ke Australia pun tak ada penyambutan dari pemerintah setempat.

"Tidak ada penyambutan pada Benny Wenda," tutupnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%