Detik.com News
Detik.com
Senin, 13/05/2013 18:32 WIB

Sefti: Dewi Kirana Istri Kedua Fathanah, Tapi Sudah Cerai

Salmah Muslimah - detikNews
Sefti: Dewi Kirana Istri Kedua Fathanah, Tapi Sudah Cerai Sefti
Jakarta - Teka teki soal Dewi Kirana terjawab sudah. Wanita yang baru muncul di kasus pencucian uang itu adalah istri kedua Ahmad Fathanah.

"Itu (Dewi) istri keduanya AF, sudah cerai juga sama dia," kata istri ketiga Fathanah, Sefti Sanustika, saat dihubungi detikcom, Senin (13/5/2013).

Menurut Sefti, pernikahan Fathanah dan Dewi sempat dikaruniai satu anak. Namun hingga saat ini, Sefti tak pernah mengenal Dewi.

"Cuma tahu nama aja. Pernah diceritain sama Ahmad Fathanah," lanjutnya.

Sefti juga memastikan Dewi bukanlah penyanyi dangdut. "Nggak ada hubungannya sama penyanyi dangdut," imbuhnya.

Nama Dewi sebelum tercantum dalam daftar saksi yang dijadwalkan diperiksa KPK terkait kasus pencucian uang Fathanah. Namun rupanya surat pemanggilan tidak sampai ke rumahnya. Dewi pun tak hadir dalam pemeriksaan hari ini.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(slm/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%