detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 13/05/2013 18:32 WIB

Sefti: Dewi Kirana Istri Kedua Fathanah, Tapi Sudah Cerai

Salmah Muslimah - detikNews
Sefti
Jakarta - Teka teki soal Dewi Kirana terjawab sudah. Wanita yang baru muncul di kasus pencucian uang itu adalah istri kedua Ahmad Fathanah.

"Itu (Dewi) istri keduanya AF, sudah cerai juga sama dia," kata istri ketiga Fathanah, Sefti Sanustika, saat dihubungi detikcom, Senin (13/5/2013).

Menurut Sefti, pernikahan Fathanah dan Dewi sempat dikaruniai satu anak. Namun hingga saat ini, Sefti tak pernah mengenal Dewi.

"Cuma tahu nama aja. Pernah diceritain sama Ahmad Fathanah," lanjutnya.

Sefti juga memastikan Dewi bukanlah penyanyi dangdut. "Nggak ada hubungannya sama penyanyi dangdut," imbuhnya.

Nama Dewi sebelum tercantum dalam daftar saksi yang dijadwalkan diperiksa KPK terkait kasus pencucian uang Fathanah. Namun rupanya surat pemanggilan tidak sampai ke rumahnya. Dewi pun tak hadir dalam pemeriksaan hari ini.





Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(slm/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%