Senin, 13/05/2013 18:13 WIB

Sebarkan Video Seks Jurnalis Kritis, Menteri Georgia Ditangkap

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Tbilisi - Seorang pejabat tinggi Georgia yang ada di kawasan Eropa, ditangkap polisi terkait penyebaran video seks. Video seks sesama sejenis tersebut melibatkan seorang jurnalis setempat yang dikenal kritis terhadap pemerintah.

Wakil Menteri Dalam Negeri Georgia Gela Khvedelidze disebut telah mengakui terlibat dalam penyebaran video seks yang diambil secara diam-diam tersebut. Atas perbuatannya ini, Khvedelidze dijerat dakwaan pelanggaran privasi karena memposting video tersebut di internet.

Dalam video tersebut terdapat hubungan seks yang dilakukan 3 orang laki-laki (threesome) yang salah satunya diduga keras jurnalis setempat, Giorgi Paresashvili. Giorgi sendiri diketahui sedang gencar menulis artikel soal dugaan para pejabat tinggi negara setempat yang bermain bisnis.

"Gela Khvedelidze, karena alasan pribadi, menyebarkan secara ilegal ke internet, rekaman kehidupan pribadi jurnalis Giorgi Paresashvili," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Georgia, seperti dilansir AFP, Senin (13/5/2013).

"Pelaku sudah mengakui perbuatannya," imbuhnya.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Dalam Negeri Georgia Irakli Garibashvili menuturkan bahwa video seks tersebut direkam oleh para pejabat pada pemerintahan sebelumnya di bawah Presiden Mikheil Saakashvili.

Pejabat pada masa pemerintahan Perdana Menteri Bidzina Ivanishvill menuding sejumlah pejabat dari era Presiden Saakashvill dengan menggunakan kamera tersembunyi untuk merekam adegan senonoh. Hasil rekaman tersebut diduga akan digunakan untuk memeras pihak-pihak yang tidak mau bekerja sama dengan mereka.

Pada Januari 2013 lalu, jaksa setempat menangkap 3 mantan pejabat Kementerian Pertahanan Gerogia atas tuduhan perencanaan video seks sesama jenis yang melibatkan tokoh ternama.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
75%
Kontra
25%