Senin, 13/05/2013 12:53 WIB

Ini Nama-nama Geng Motor Binaan Klewang, dari ATIET ABANG hingga SINCAN

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Bos preman, Klewang (57), mengklaim memiliki 6 geng motor binaan, baik cowok maupun cewek. Nama mereka cukup aneh, dari ATIET ABANG hingga SINCAN.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Adang Ginanjar menyatakan, ada 6 geng motor binaan Klewang. Geng-geng ini dibentuk sejak 2011 silam. Klewang sendiri dijuluki Raja.

"Ke-6 geng motor binaannya adalah XTC, ARC, JRC, STREET DEMON, dan ATIET ABANG. Sedangkan kelompok geng motor perempuan dikenal dengan geng motor SINCAN," jelas Adang ketika ditemui di kantornya, Senin (13/5/2013).

"Kelompok geng motor perempuan ini adalah cewek-cewek berandalan. Di dalamnya juga ada pelacur," kata Kombes Adang.

Geng ini memiliki struktur kepemimpinan laiknya organisasi umum. Ada ketua, wakilketua dan bendahara. Bedanya dengan organisasi umum, geng motor binaan Klewang memiliki Panglima. Yang berhak mengisi posisi ini adalah residivis.

Saat ini, Klewang masih terus diperiksa polisi. Setelah sempat bungkam, akhirnya ia buka suara. Bersama beberapa anggotanya, lelaki asal Brebes Jateng ini diduga kuat memperkosa ABG. Selain itu, dia juga pernah terlibat kasus kriminal lain.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%