detikcom

Senin, 13/05/2013 11:35 WIB

Bentrok FBR & Kelompok Pemuda di Pulogadung Dipicu Ongkos Ojek

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Polisi menyatakan pemicu bentrok di Pulogadung akibat selisih paham antara pengemudi ojek dengan penumpangnya. Sebab musababnya, tukang ojek tersebut tidak terima dengan bayaran dari sang penumpang.

"Motif salah paham," ujar Kapolres Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni saat ditemui di kantornya, Jl Matraman Raya, Senin (13/5/2013).

Mulyadi menceritakan bentrokan tersebut berawal ketika sang penumpang menaiki ojek dari Kelapa Gading ke Terminal bus Pulogadung.

"Begitu turun, tukang ojek tidak terima dengan bayaran yang kurang kemudian dia meminta lebih kepada penumpang," ujarnya.

Bukannya membayar kekurangannya ongkos ojek tersebut tersebut, Lanjut Mulyadi, penumpang itu malah menganiaya pengemudi ojek.

"Saat itu keributan terjadi, penumpang tersebut dibantu dengan kawan-kawannya yang terlebih dahulu ada di sana," imbuhnya.

Menurutnya tukang ojek tersebut berasal dari kelompok ormas Forum Betawi Rempug (FBR) sementara penumpang tersebut memiliki teman-teman kelompok pemuda di Pulogadung.Next

Halaman 1 2

Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(edo/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%