Detik.com News
Detik.com
Senin, 13/05/2013 10:31 WIB

5 Fakta Tentang Si Raja Geng Motor Klewang

Rachmadin Ismail - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 6 dari 6 Berita Lainnya »
5 Fakta Tentang Si Raja Geng Motor Klewang - 6
Bersarang di Stadion Utama Riau

Stadion Utama Riau yang dikenal stadion termegah di Indonesia itu, kini menjadi ajang maksiat dan tempat berkumpulnya geng motor, termasuk kelompok binaan Klewang.

Stadion ini terletak di sekitar kawasan Kampus Universitas Riau (UR) di Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Pasca pelaksanaan PON ke XVIII, stadion yang menghabiskan dana Rp 1 triliun ini seakan tak bertuan. Biasanya, sejak sore hingga malam, pedagang kaki lima memajang lapaknya di sekitar stadion.

Tidak ada penanggung jawab pengamanan stadion. Maka jadilah, kini stadion itu tempat maksiat. Apalagi tempatnya sangat 'nyaman', luas dan sepi. Pernah ditangkap basah oleh pedagang dan warga sekitar, orang berhubungan intim di pos.

Penguasa dari stadion itu adalah anak-anak muda. Termasuk di antaranya geng motor binaan Klewang (57). Mereka memperkosa korbannya di salah satu ruangan di stadion tersebut.

(mad/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%