detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 13/05/2013 10:26 WIB

Hari ke-210 Jokowi

Jokowi Resmikan Kejuaraan Badminton di Istora Senayan

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meresmikan kejuaraan nasional badminton 'Djarum Sirkuit Nasional Jakarta Open XXVII Tahun 2013' di gedung Istora Senayan, Jakarta. Peresmian dilakukan secara simbolik oleh Jokowi dengan menservis bola kok.

Jokowi tiba di gedung Istora Senayan sekitar pukul 08.30 WIB, Senin (13/5/2013). Jokowi yang tampak mengenakan kemeja putih tersebut didaulat untuk meresmikan acara dengan menservis bola kok sebanyak 5 kali ke arah penonton dan peserta.

Suasana ruang gedung Badminton pun menjadi ramai. Bahkan beberapa penonton berebutan untuk mendapatkan kok servis dari sang gubernur.

Terkait dengan acara kejuaraan Badminton sendiri, Jokowi menyambut antusias. Bahkan dia berharap untuk tahun depan jumlah hadiahnya bisa ditingkatkan hingga miliaran rupiah. Apalagi acara ini juga diikuti beberapa negara lain.

"Tiga minggu yang lalu saya sudah sampaikan ke pengurus. Memang yang menarik ini hadiahnya. Karena ini hadiahnya hingga ratusan juta. Tahun depan akan kita naikkan jadi Rp 3 miliar, sehingga jadi menarik. Sehingga tidak hanya nasional, ke negara-negara lain juga akan kita promosikan sehingga peminatnya akan naik," ujar Jokowi.

Sebanyak 1.060 peserta mengikuti 'Djarum Sirkuit Nasional Jakarta Open XXVII Tahun 2013'. Mereka berasal dari 19 provinsi dan 5 negara asing, seperti Guatemala, Filipina, Jepang, Malaysia, dan India.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(jor/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%