detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 12/05/2013 13:49 WIB

Kapal Berpenumpang 100 Imigran Gelap Ditangkap di Bali

Gede Suardana - detikNews
Denpasar - Petugas patroli Polair Polda Bali mengamankan kapal ikan yang di dalamnya berisi sekitar 100 imigran asal Timur Tengah yang diduga hendak mencari suaka ke Australia. Kapal ini kemudian digiring ke Pelabuhan Benoa Denpasar untuk dilakukan penyelidikan.

Kapal tanpa nama ini diamankan di peraran selat Bali saat melaju dengan jalur kemudi yang tidak sesuai dengan haluan, Minggu (12/5/2013) pukul 05.00 WITA. Petugas patroli perairan yang curiga mendekati kapal dan mendapati 100-an warga asing yang berasal dari kawasan Timur Tengah.

"Saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan identitas dan dokumen kapal, termasuk soal dokumen penumpang kapal," kata
Kabid Humas Polda Bali Kombes Hariadi, kepada wartawan, Minggu (12/5/2013).

Sementara ini, para imigran masih belum banyak memberikan keterangan kepada petugas. Untuk itulah, dengan menggandeng pihak imigrasi, polisi masih melakukan pendataan dan penggalian informasi.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para imigran akan berangkat menuju Australia. Terlihat dari rute perjalanan mereka yang melalui jalur NTT. Jalur ini adalah jalur terdekat menuju Australia.

Petugas sudah mengamankan 2 ABK yang mengangkut para imigran. Keduanya berasal dari Alor, NTT. "Para imigran kita data dulu dan kita koordinasikan dengan pihak imigrasi," jelas Hariadi.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(gds/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%