detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Minggu, 12/05/2013 13:35 WIB

Satu Keluarga Tewas Dibunuh di Deli Serdang Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Medan - Satu keluarga berjumlah 3 orang menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (12/5/2013). Perampokan diduga menjadi motif kasus ini.

Kasus pembunuhan ini terjadi di Desa Suka Mulia Hilir, Kecamatan Namorambe, Deli Serdang. Para korban tersebut masing-masing, Patar Ginting (50), istrinya Handayani (45) dan anak perempuan mereka yang masih berusia 7 tahun, Siti Aisyah Ginting.

Para korban ini tewas akibat sabetan benda tajam. Mayat Patar ditemukan di kursi di depan rumah, sementara mayat Handayani ditemukan di kamar mandi dan Aisyah tewas di atas tempat tidur di kamar.

Kapolres Deli Serdang AKBP Dicky Patrianegara menyatakan, berdasarkan penyelidikan awal, pembunuhan ini diduga terjadi pada Minggu dinihari, sekitar pukul 04.00 WIB. Diduga pelaku mematikan listrik sehingga memancing korban untuk keluar, dan seterusnya dibunuh.

"Kemungkinan pelaku lebih dari satu orang, ini masih penyelidikan. Ada tiga saksi yang sudah kita mintai keterangan," kata Dicky di lokasi kejadian.

Dicky menyatakan, dugaan sementara kasus merupakan perampokan. Pelaku mengambil kotak infak yang diduga berisi sekitar Rp 5 juta, yang disimpan di rumah korban. Kotak infak itu merupakan tempat donasi yang diberikan tamu untuk jasa Patar yang merupakan tukang kusuk dan ‘orang pintar’. Kotak infak yang sudah kosong itu ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian. Sejumlah perhiasan juga diduga diambil pelaku, sebab kondisi lemari yang acak-acakan.

Untuk kepentingan penyelidikan kasus ini, polisi mengerahkan anjing pelacak dan tim Inafis. Sementara mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, Medan untuk diotopsi.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(rul/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%