detikcom
Sabtu, 11/05/2013 20:42 WIB

Fahri Hamzah: PKS Tak Ada kaitan dengan Fathanah & Para Wanita Cantiknya

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Pengurus PKS terus menyangkal partainya memiliki kaitan dengan Ahmad Fathanah. Wasekjen PKS Fahri Hamzah menegaskan PKS tak terkait dengan Fathanah, begitu juga dengan wanita-wanita di sekelilingnya.

"Mengenai kasus Fathanan sama wanita-wanita cantik, dia punya istri lima dan segala macam, itu dikait-kaitkan dengan PKS, kami sama sekali nggak ada urusan sama Fathanah," kata Fahri.

Hal itu disampaikan sebelum dia mengikuti rapat Majelis Syuro di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5/2013).

Fahri mengatakan Fathanah hanya memiliki hubungan dengan eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Fathanah bukan kader dan tak pernah mengurus PKS.

"Fathanah itu cuma punya hubungan dengan Pak Luthfi, jadi jangan dikait-kaitkan dengan PKS, tidak ada sangkut pautnya sama sekali," ujar anggota Komisi VI DPR itu.

Saat ini Majelis Syuro PKS sedang menggelar rapat untuk membahas kasus Luthfi. Salah satunya, PKS akan membahas penyikapan penyitaan mobil Luthfi yang ada di kantor DPP.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%