detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 08:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 11/05/2013 20:42 WIB

Fahri Hamzah: PKS Tak Ada kaitan dengan Fathanah & Para Wanita Cantiknya

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Pengurus PKS terus menyangkal partainya memiliki kaitan dengan Ahmad Fathanah. Wasekjen PKS Fahri Hamzah menegaskan PKS tak terkait dengan Fathanah, begitu juga dengan wanita-wanita di sekelilingnya.

"Mengenai kasus Fathanan sama wanita-wanita cantik, dia punya istri lima dan segala macam, itu dikait-kaitkan dengan PKS, kami sama sekali nggak ada urusan sama Fathanah," kata Fahri.

Hal itu disampaikan sebelum dia mengikuti rapat Majelis Syuro di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5/2013).

Fahri mengatakan Fathanah hanya memiliki hubungan dengan eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Fathanah bukan kader dan tak pernah mengurus PKS.

"Fathanah itu cuma punya hubungan dengan Pak Luthfi, jadi jangan dikait-kaitkan dengan PKS, tidak ada sangkut pautnya sama sekali," ujar anggota Komisi VI DPR itu.

Saat ini Majelis Syuro PKS sedang menggelar rapat untuk membahas kasus Luthfi. Salah satunya, PKS akan membahas penyikapan penyitaan mobil Luthfi yang ada di kantor DPP.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(trq/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%