detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 11/05/2013 19:22 WIB

PKS: Pak Lutfhi Saja Kami Serahkan, Masak Hanya Mobil Nggak

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - PKS berjanji akan menyerahkan lima mobil mewah yang kini terparkir di kantor DPP PKS. Ketua DPP PKS, Al Muzamil Yusuf membandingkannya dengan penangkapan mantan presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishak (LHI).

"Pak Lutfhi saja kita serahkan, apalagi hanya mobil. Kan lebih mahal manusia," ujar Muzamil di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5/2013).

Malam ini, anggota majelis syuro PKS akan menggelar rapat. Muzamil mengatakan bahwa dalam rapat tersebut akan membahas beberapa kasus.

"Evaluasi kasus-kasus penting, seperti pemilu, hukum. Semua Majelis Syuro hadir," lanjutnya.

Pada Selasa lalu, KPK berencana melakukan penyitaan 5 mobil terkait kasus pencucian uang Luthfi Hasan. Antara lain Toyota Fortuner, Nissan Navara, Mazda CX 9, dan Mitsubishi Grandis.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(sip/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%