detikcom
Sabtu, 11/05/2013 19:22 WIB

PKS: Pak Lutfhi Saja Kami Serahkan, Masak Hanya Mobil Nggak

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - PKS berjanji akan menyerahkan lima mobil mewah yang kini terparkir di kantor DPP PKS. Ketua DPP PKS, Al Muzamil Yusuf membandingkannya dengan penangkapan mantan presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishak (LHI).

"Pak Lutfhi saja kita serahkan, apalagi hanya mobil. Kan lebih mahal manusia," ujar Muzamil di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5/2013).

Malam ini, anggota majelis syuro PKS akan menggelar rapat. Muzamil mengatakan bahwa dalam rapat tersebut akan membahas beberapa kasus.

"Evaluasi kasus-kasus penting, seperti pemilu, hukum. Semua Majelis Syuro hadir," lanjutnya.

Pada Selasa lalu, KPK berencana melakukan penyitaan 5 mobil terkait kasus pencucian uang Luthfi Hasan. Antara lain Toyota Fortuner, Nissan Navara, Mazda CX 9, dan Mitsubishi Grandis.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(sip/ahy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%