detikcom
Sabtu, 11/05/2013 19:22 WIB

PKS: Pak Lutfhi Saja Kami Serahkan, Masak Hanya Mobil Nggak

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - PKS berjanji akan menyerahkan lima mobil mewah yang kini terparkir di kantor DPP PKS. Ketua DPP PKS, Al Muzamil Yusuf membandingkannya dengan penangkapan mantan presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishak (LHI).

"Pak Lutfhi saja kita serahkan, apalagi hanya mobil. Kan lebih mahal manusia," ujar Muzamil di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5/2013).

Malam ini, anggota majelis syuro PKS akan menggelar rapat. Muzamil mengatakan bahwa dalam rapat tersebut akan membahas beberapa kasus.

"Evaluasi kasus-kasus penting, seperti pemilu, hukum. Semua Majelis Syuro hadir," lanjutnya.

Pada Selasa lalu, KPK berencana melakukan penyitaan 5 mobil terkait kasus pencucian uang Luthfi Hasan. Antara lain Toyota Fortuner, Nissan Navara, Mazda CX 9, dan Mitsubishi Grandis.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(sip/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%