Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 11/05/2013 16:31 WIB

GKR Hemas Kunjungi Keluarga Siswi Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan di Sleman

Edzan Raharjo - detikNews
GKR Hemas Kunjungi Keluarga Siswi Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan di Sleman GKR Hemas di rumah keluarga Ria di Sleman (Foto: Edzan/detikcom)
Sleman - Permaisuri Keraton Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mengunjungi rumah orang tua korban Ria Puspita Restanti (16), siswi SMK YPKK Maguwoharjo yang menjadi korban pembunuhan dengan cara dibakar. Dalam kunjungan itu, GKR Hemas mendengarkan jeritan hati orang tua Ria yang ingin pelaku dihukum mati.

Setyo Hidayat dan Rismiyati, orang tua Ria, juga meminta perlindungan kepada GKR Hemas. Mereka khawatir ada intimidasi dan serangan yang datang dari para tersangka atau keluarganya. Ia berharap, pimpinan DPD RI itu ikut mengawal kasus anaknya, agar hukum benar-benar ditegakkan.

Saya minta perlindungan sama Gusti Ratu, mungkin bisa saja terjadi pada keluarga saya. Minta dikawal agar pelakunya bisa dihukum mati, kata Setyo di rumahnya, Sleman Sabtu(11/5/2013).

GKR Hemas mengatakan kasus yang menimpa putri Setyo merupakan perbuatan kejam. Dia berharap ada keadilan dalam keputusan pengadilan nantinya.

Dia juga meminta masyarakat lebih waspada dan memberikan pemahaman kepada anak putrinya. Setiap anak-anak putri perlu diberi pemahaman, dan setiap keluar rumah harus berhati-hati. karena banyak kekerasan yangg terjadi di sekitar kita, katanya.

GKR Hemas juga menyoroti hukuman maksimal bagi para pelaku pemerkosaan yang diatur di Undang-undang. Menurut dia, hukuman maksimal 12 tahun terlalu ringan. Kalau bagi para perempuan, para pelaku itu maunya ya dihukum mati, pungkasnya.

Polres Sleman telah menetapkan 7 tersangka dalam kasus pemerkosaan, pembunuhan dan pembakaran Ria Puspita Restanti (16). Salah satu tersangka adalah seorang anggota Polsek kalasan Hardani atau Hrd (53). Tersangka lain yakni Choirul Anwar atau CA (44) adalah orangtua tersangka Yonas Ravelusi (18), serta BG, ED, AR dan SPR.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%