detikcom
Sabtu, 11/05/2013 12:17 WIB

Menguak Jejak Klewang Pemerkosa ABG, Raja Geng Motor di Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Perbuatannya sungguh biadab. Memperkosa korbannya dihadapan anggota geng motornya. Itulah Klewang (57). Lantas siapakah gaek tua itu?

Mardijo (57) itulah nama sebenarnya. Tapi dia di Pekanbaru dikenal dengan julukan Klewang. Nama Klewang ini dalam bahasa Jawa disebutkan Parang, atau golok yang yang ujungnya melengkung separti arit. Hanya saja Klewang merupakan senjata tajam yang lebih besar dari clurit.

Sebutan Klewang ini, karena Mardijo selalu membawa senjata tajamnya kemana-mana. Keberaniannya membawa senjata tajam ini, lantas munculnya julukan Klewang. Namun sebenarnya, julukan ini sudah lama disandangnya, jauh sebelum Klewang merambah ke Pekanbaru.

"Klewang ini masuk ke Pekanbaru sekitar tahun 2011 silam. Sebelumnya Klewang merupakan ketua geng motor di Bandung," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar kepada detikcom, Sabtu (11/5/2013).

Klewang ini merupakan kelahiran Brebes. Lantas merantau ke Bandung dengan menjadi preman. Di sana, Klewang membentuk geng motor yang dikenal dengan kelompok XTC. Dari Bandunglah, Klewang hijrah ke Pekanbaru, untuk membentuk geng motor yang sama.

"Klewang membentuk geng XTC di Pekanbaru, dan memiliki jaringan geng motor dengan nama-nama yang berbeda. Namun Klewang tetap menjadi inisiator tindak kriminal yang dilakukan kelompoknya," kata Adang.

Tempat tinggal Klewang di Pekanbaru selalu berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Catatan polisi, ada tiga rumah kontrakan yang selama ini ditempati Klewang. Dua rumah kontrakan di seputar Kulim Kecamatan Tenayan Raya, dan satu rumah kontrakan di Kecamatan Tampan.

"Tim sudah meninjau rumah-rumahnya. Namun disana tidak ada keluarganya. Dia selalu berpindah-pindah tempat. Kita menduga istrinya tidak ada di Pekanbaru," tetap Adang.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/ndr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close