detikcom
Sabtu, 11/05/2013 11:24 WIB

Tidak Hanya Klewang, Anggota Geng Motor Juga Ada yang Ikut Perkosa ABG

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
klewang
Pekanbaru - Perilaku geng motor Klewang (57) di Pekanbaru, Riau sungguh biadab. Seorang ABG diperkosa di depan anggota geng. Pelakunya diperkirakan 3 orang. Bukan hanya Klewang sang bos.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (11/5/2013). Menurut Kapolresta, pihaknya masih memubur para pelaku pemerkosaan. Satu pelakunya, Klewang (57) sudah berhasil diringkus.

"Korban perkosaan adalah seorang ABG yang lagi pacaran di sekitar stadion utama di Pekanbaru. Korbannya diperkosa 3 geng motor yang diprakarsai oleh Klewang," kata Adang.

Biadabnya, tiga orang geng motor yang melakukan perkosaan itu, dengan sengaja mempertontonkan perbuatannya di depan anggotanya. Tiga pelaku dengan bergiliran memperkosa ABG yang sudah tak berdaya. Sang cowok korban juga turut dipaksa menonton adegan perkosaan itu.

"Korban perkosaan bersama pacarnya, di bawah ancaman pembunuhan. Sehingga korbannya pasrah termasuk juga ketiga kendaraan sepeda motor, HP dan uangnya dikuras geng motor," kata Adang.

Sebagaimana diketahui, perkosaan ini dilakukan di Stadion Utama Riau. Korban adalah sepasang ABG yang tengah memadu kasih di kawasan yang sepi itu. Ketika itulah, kelompok geng motor datang memaksa cewek ABG melayani nafsu bejat geng motor.

"Kita masih memburu dua pelaku lainnya," ujar Adang Ginanjar.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(cha/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%