detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 11/05/2013 11:11 WIB

Korban Perkosaan Raja Geng Motor Klewang ABG Lagi Pacaran

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Korban pemerkosaan yang dilakukan Klewang (57) raja geng motor di Pekanbaru adalah seorang ABG. Korban diperkosa ketika berpacaran di kawasan Stadion Utama Riau.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (11/5/2013) di Pekanbaru.

Adang menjelaskan, perkosaan terjadi sekitar 4 hari yang lalu. Korban merupakan ABG yang tengah berpacaran di sekitar Stadion Utama Riau, di Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Masih menurut keterangan korban kepada pihak kepolisian, malam itu ketika korban bersama cowoknya didatangi sekelompok geng motor.

"Mereka awalnya meminta uang, HP. Setelah itu Klewang memerintahkan anggotanya untuk menyeret sang cewek ke stadion," kata Adang.

Setelah sampai di dalam ruangan berkaca di stadion itu, korbannya dipaksa membuka pakainnya. Setelah itu, Klewang menunjukan kebiadabannya memperkosa ABG tersebut.

"Pemerkosaan itu dilakukan Klewang didepan anggotanya. Termasuk juga di depan pacar korban," kata Adang.

Korban dan pacarnya tidak berkutik. Karena memang geng motor ini mengancam akan membunuh keduanya.

"Setelah memperkosa, geng motor inipun merampas sepeda motor korban. Setelah itu korbannya ditinggalkan begitu saja," kata Adang.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(cha/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%