Sabtu, 11/05/2013 11:11 WIB

Korban Perkosaan Raja Geng Motor Klewang ABG Lagi Pacaran

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Korban pemerkosaan yang dilakukan Klewang (57) raja geng motor di Pekanbaru adalah seorang ABG. Korban diperkosa ketika berpacaran di kawasan Stadion Utama Riau.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (11/5/2013) di Pekanbaru.

Adang menjelaskan, perkosaan terjadi sekitar 4 hari yang lalu. Korban merupakan ABG yang tengah berpacaran di sekitar Stadion Utama Riau, di Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Masih menurut keterangan korban kepada pihak kepolisian, malam itu ketika korban bersama cowoknya didatangi sekelompok geng motor.

"Mereka awalnya meminta uang, HP. Setelah itu Klewang memerintahkan anggotanya untuk menyeret sang cewek ke stadion," kata Adang.

Setelah sampai di dalam ruangan berkaca di stadion itu, korbannya dipaksa membuka pakainnya. Setelah itu, Klewang menunjukan kebiadabannya memperkosa ABG tersebut.

"Pemerkosaan itu dilakukan Klewang didepan anggotanya. Termasuk juga di depan pacar korban," kata Adang.

Korban dan pacarnya tidak berkutik. Karena memang geng motor ini mengancam akan membunuh keduanya.

"Setelah memperkosa, geng motor inipun merampas sepeda motor korban. Setelah itu korbannya ditinggalkan begitu saja," kata Adang.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%