detikcom
Sabtu, 11/05/2013 10:57 WIB

Penyitaan Mobil LHI

PKS Mantapkan Niat Bawa KPK ke Mabes Polri

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - PKS akan membawa kasus penyitaan mobil yang dilakukan KPK ke Mabes Polri. Tak ada keraguan, PKS akan memperkarakan KPK.

"(Laporan) diupayakan pada bulan ini," kata Ketua DPP PKS, Al Muzammil Yusuf, saat dihubungi, Sabtu (11/5/2013).

Muzammil mengatakan saat ini PKS sedang menyiapkan materi laporan. KPK akan dilaporkan dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan.

"Laporan akan disiapkan oleh tim hukum DPP," tutur pria yang juga Wakil Ketua Komisi III ini.

PKS menolak langkah KPK yang akan melakukan penyitaan 5 mobil yakni Mitsubishi Grandis, Toyota Fortuner, Mazda CX 9, Pajero Sport, dan Nissan Navara. PKS beralasan KPK tak ada surat penyitaan. Sedang pihak KPK sudah memberi pernyataan, surat penyitaan dibawa penyidik.

Meski KPK telah memberi pernyataan, PKS tetap menilai ada langkah yang tak sesuai prosedur hukum. "Kita akan laporkan atas perbuatan tidak menyenangkan. Ini ada yang tidak sesuai prosedur," jelas Kepala Divisi Humas PKS Mardani Alisera saat dikonfirmasi detikcom kemarin.

Selain ke Mabes Polri, PKS juga akan melapor ke Komite Etik KPK.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%