detikcom
Jumat, 10/05/2013 23:01 WIB

Klewang, Ketua Geng Motor XTC Perkosa Korbannya di Depan Anggotanya

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Sungguh biadab ketua geng motor XTC di Pekanbaru, Klewang (57). Dia merampas sepeda motor dan memperkosa korbannya. Dia lakukan itu di depan anggota gengnya.

"Klewang ketua geng motor itu memperkosa korbannya. Dan dia dengan sengaja mempertontonkan perbuatannya itu justru di depan anggota geng motornya," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar kepada detikcom, Jumat (10/5/2013) malam ini.

Kapolresta Pekanbaru, menjelaskan, perkosaan itu dilakukan dua hari lalu. Korban seorang warga Pekanbaru.

"Keluarga korban melaporkan kepada kita setelah keluarganya menjadi korban kebrutalan geng motor," kata Kapolresta sembari menyembunyikan identitas korban.

Menurut Adang, tersangka yang hari ini berhasil diringkus, memiliki banyak banyak anggota. Klewang melakukan perkosaan itu dengan sengaja di hadapan anggota gengnya yang diperkirakan 50 orang.

"Jadi Klewang ini sengaja mempertontonkan aksi pemerkosaannya di hadapan anggotanya. Kini sejumlah geng motor sudah berhasil kita ringkus," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar.

Malam ini, polisi masih memburu para anggota geng motor yang selama ini terlibat dalam aksi kriminal.

"Kita malam ini melakukan operasi untuk memburu geng motor lainnya. Aksi mereka sudah sangat brutal dan meresahkan warga," kata Kombes Adang.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(cha/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%