detikcom
Jumat, 10/05/2013 22:20 WIB

50 Anggota Geng Motor XTC Diamankan Polresta Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Pentolan geng motor XTC di Pekanbaru, Klewang (57) berhasil diringkus. Polisi terus mengembangkan kasus brutalnya genk motor. Dan kini 50 orang geng motor diamankan.

"Seharian ini kita melalukan operasi yang melibatkan 100 personil. Dalam operasi pemberantasan preman geng motor ini, ada 50 orang kita amankan," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar malam ini, Jumat (10/5/2013) di Pekanbaru.

Menurut Adang, mereka yang tertangkap ini setelah berhasil menangkap Mardijo alias Klewang (57). Dari keterangan Klewang ini, diketahui sejumlah markas tempat para genk motor mengumpul.

"Mereka kita tangkap dari beberapa lokasi yang berbeda. Keberadaan mereka selama ini sudah merasahkan warga Pekanbaru," kata Kapolresta Pekanbaru.

Saat geng motor ini ditangkap, lanjut Kapolresta, berhasil juga disita sejumlah senjata tajam.

"Mereka ini ada yang masih status pelajar, malah ada yang masih SMP. Tapi kita tetap akan proses mereka karena sudah berbuat brutal. Mereka ini suka merampas motor yang tengah melintas sendiri dengan diacam parang panjang. Sudah banyak laporan yang kita terima atas aksi kejahatan mereka," kata Kapolresta Pekanbaru.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%