detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 07:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 10/05/2013 22:10 WIB

Mau Dilaporkan ke Mabes Polri, KPK: Itu Hak PKS

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - KPK menanggapi dingin rencana PKS yang hendak melaporkan lembaga antikorupsi itu ke Mabes Polri terkait penyitaan mobil mewah di DPP PKS. KPK meminta suatu keberatan disalurkan lewat prosedur hukum yang berlaku.

"Itu hak PKS untuk mempersoalkan itu. Tapi persoalkanlah secara prosedural. Ada hukum acara, ada mekanisme, ada proses, jangan sampai melanggar hukum," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Jumat (10/5/2013).

Pihak KPK sendiri sebenarnya juga dirugikan dengan adanya 'perseteruan' dengan PKS. Upaya pengambilan mobil-mobil mewah yang dilakukan oleh penyidik di halaman DPP PKS, gagal dilakukan karena petugas setempat menghalang-halangi.

Namun KPK memilih melihat persoalan itu sebagai salah paham. KPK belum akan menerapkan Pasal 21 UU 20 Tahun 2001 tentang upaya merintangi penyidikan yang memiliki ancaman hukuman 12 tahun.

Diberitakan sebelumnya, PKS akan membawa kasus penyitaan mobil yang dilakukan KPK ke Mabes Polri. PKS menilai ada langkah KPK yang dianggap tak sesuai prosedur hukum.

"Kita akan laporkan atas perbuatan tidak menyenangkan. Ini ada yang tidak sesuai prosedur," jelas Kepala Divisi Humas PKS Mardani Alisera saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (10/5/2013).

Mardani menegaskan, pelaporan itu sesuai pasal 335 KUHP. "Yang juga dilaporkan, tidak melaksanakan tugas mengikuti prosedur. Khususnya penyitaan yang tidak sesuai prosedur," urainya.

Pelaporan akan dilakukan dalam waktu dekat. PKS juga akan melapor ke Komite Etik KPK. "Kita akan laporkan pekan depan," tuturnya.

PKS menolak langkah KPK yang akan melakukan penyitaan 5 mobil yakni Mitsubishi Grandis, Toyota Fortuner, Mazda CX 9, Pajero Sport, dan Nissan Navara. PKS beralasan KPK tak ada surat penyitaan. Sedang pihak KPK sudah memberi pernyataan, surat penyitaan dibawa penyidik.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(fjp/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%