detikcom
Jumat, 10/05/2013 19:35 WIB

Pria Bersenpi Culik Satpam dan Bawa Kabur Uang Rp 19 Juta di Aceh

Feri Fernandes - detikNews
Sang Anak Memegang Foto Satpam yang Diculik (Feri/detikcom)
Aceh - Seorang satpam Provit PT.Kertas Kraft Aceh (KKA) diculik oleh sejumlah pria bersenjata api laras panjang di rumahnya di Kabupaten Aceh Utara, Aceh sekitar pukul 05.00 WIB, hari ini. Selain menculik korban, pelaku juga berhasil membawa kabur uang tunai milik korban senilai Rp.19 Juta.

Korban perampokan itu bernama Syarifuddin yang berdomisili di Desa Punteut Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Saat melakukan aksinya ketiga pria bersenpi itu memakai penutup wajah masuk ke rumah Syarifuddin melalui jendela belakang rumah yang congkel pelaku. Kemudian pelaku langsung menuju ke kamar korban yang sedang tidur dengan istrinya Rozana.

“Saya tersentak terbangun dan sudah melihat dua pria yang memakai sebo sudah berada dalam kamar sedang menarik suami saya. Satu diantara pelaku langsung menodongkan senjata laras panjang ke wajah saya. Saya tidak berani teriak minta bantuan” kata Rozana saat menceritakan kronolgis kepada detikcom, Jumat (10/5/2013).

Menurutnya, setelah pelaku menodong senjata ke arah suaminya dan dirinya, seorang pria mengambil uang Rp.19 Juta yang disimpan dibawah kasur tidurnya. Sementara seorang pria bersenpi laras pendek sedang membongkar sejumlah dokumen di ruang tamu.

“Tidak lama kemudian, ketiga pria itu langsung ke luar rumah dan membawa Syarifuddin berserta uang tunai Rp 19 juta.” ujar ibu dari empat anak itu.

Ia mengakui sejumlah uang itu merupakan hasil uang jualan dan uang simpanan gadai tanah. Hingga kini ia belum tahu penyebab suaminya diculik.

“Sebelum tidur suami saya sempat seperti orang gelisah. Namun dia tidak bercerita apapun kepada saya, saya semalam juga tidur lebih cepat. Saya serahkan semua ini kepada pihak berwajib” ujar Rozana

Kapolsek Sawang, Ipda Basri Karno membenarkan adanya peristiwa salah seorang warga di Kecamatan Sawang menjadi korban penculikan pria bersenjata api laras panjang. Setelah mendegar kejadian itu pihaknya langsung turun ke TKP.

“Tadi tim Polsek dan Polres sudah turun untuk melakukan olah TKP. Hasil sementara belum kita ketahui apa motif penculikan itu. Yang jelas kita sudah menerima laporan dari istri korban dan sedang kita kembangkan kasus ini” kata Basri Karno kepada detikcom.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(rvk/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%
MustRead close