Jumat, 10/05/2013 16:26 WIB

Sempat Tampil Seksi, Sefti Berkerudung Setelah Nikah dengan Fathanah

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Sefti Sanustika dulu dikenal dengan nama Septi Angel. Penampilannya pun cukup seksi saat di panggung dan cover lagu. Kini, semua berubah setelah menikah dengan Fathanah.

"Saya pakai kerudung pas abis nikah karena kan udah berhenti nyanyi juga," kata Sefti saat ditemui wartawan di Meat Lover, Depok, Jumat (10/5/2013).

Fathanah dan Sefti bertemu pada bulan Juni 2011. Wanita berusia 25 tahun ini dikenalkan oleh salah seorang teman Fathanah. Berselang enam bulan kemudian, mereka pun menikah.

"Desember 2011 saya menikah. Dikenali di suatu tempat sama teman bapak. Saya tahu bapak kerjanya usaha," jelas Sefti.

Selama menikah, Sefti tak pernah tahu perilaku suaminya. Yang jelas, Fathanah selalu baik dan menyayangi anak istri.

"Soalnya bapak sifatnya nggak berubah bahkan dia sayang banget sama saya," imbuhnya.




Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(slm/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%