detikcom
Jumat, 10/05/2013 15:39 WIB

Terancam Tak Ada Nafkah dari Fathanah, Sefti Bersiap Nyanyi Dangdut Lagi

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Sefti Sanustika bersiap terjun tarik suara lagi. Apalagi saat ini tak ada nafkah dari Fathanah yang tengah menjalani proses hukum di KPK. Sefti pernah menjadi penyanyi dangdut dan dia membuka kemungkinan akan bernyanyi kembali.

"Bisa saja nanti. Ada niat mau lanjutin karier, kan dari dulu sudah nyanyi," jelas Sefti yang pernah menelurkan album 'Bang Ujang' dengan lagu kondang 'Tukang Porot'.

Sefti menyampaikan itu dalam jumpa pers di Cafe Meat Lovers di Jl Margonda Raya, Depok, Jumat (10/5/2013).

Sefti mengaku dirinya kini masih bingung soal nafkah sehari-hari. "Itu yang lagi aku pikirin, masih bingung. Sekarang saya masih fokus ngurus anak dan persidnagan bapak awal depan nanti semoga proses hukum bapak diringankan," jelasnya.

Selama ini, dia tidak pernah dititipi rekening oleh Fathanah, termasuk mengelola bisnis. "Cincin nikah saya pun disita sama KPK, semua perhiasan saya di sita. Yang beli sendiri juga disita, berlian," tutupnya.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/ndr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%