Jumat, 10/05/2013 15:34 WIB

Disebut Arogan oleh Kemendagri Terkait e-KTP, Ahok: Okelah!

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Kemendagri bereaksi kereas atas pernyataan Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait masalah e-KTP. Ahok disebut arogan karena menyebut proyek itu tak efektif. Bagaimana tanggapannya?

"Udah terlalu banyak yang bilang aku arogan. Okelah!" kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (10/5/2013).

Ahok pun menjelaskan maksud pernyataannya tentang proyek e-KTP. Secara pribadi, Ahok setuju dengan adanya proyek e-KTP. Namun seharusnya ada cara lebih murah untuk mewujudkannya.

"Cuma bsa dilakukan dengan cara murah melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD). Itu aja. Aku ngomong gitu," tegasnya.

Staf Ahli Mendagri Bidang Hukum, Politik, dan Hubungan Antarlembaga, Reydonnyzar Moenek sebelumnya mengecam pernyataan Ahok. Menurutnya, Ahok pemimpin yang tidak mengerti aturan.

Kecaman itu muncul setelah Ahok mengkritik proyek e-KTP yang bernilai triliunan rupiah.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(spt/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%