Detik.com News
Detik.com
Jumat, 10/05/2013 15:34 WIB

Disebut Arogan oleh Kemendagri Terkait e-KTP, Ahok: Okelah!

Septiana Ledysia - detikNews
Disebut Arogan oleh Kemendagri Terkait e-KTP, Ahok: Okelah!
Jakarta - Kemendagri bereaksi kereas atas pernyataan Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait masalah e-KTP. Ahok disebut arogan karena menyebut proyek itu tak efektif. Bagaimana tanggapannya?

"Udah terlalu banyak yang bilang aku arogan. Okelah!" kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (10/5/2013).

Ahok pun menjelaskan maksud pernyataannya tentang proyek e-KTP. Secara pribadi, Ahok setuju dengan adanya proyek e-KTP. Namun seharusnya ada cara lebih murah untuk mewujudkannya.

"Cuma bsa dilakukan dengan cara murah melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD). Itu aja. Aku ngomong gitu," tegasnya.

Staf Ahli Mendagri Bidang Hukum, Politik, dan Hubungan Antarlembaga, Reydonnyzar Moenek sebelumnya mengecam pernyataan Ahok. Menurutnya, Ahok pemimpin yang tidak mengerti aturan.

Kecaman itu muncul setelah Ahok mengkritik proyek e-KTP yang bernilai triliunan rupiah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(spt/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%