detikcom
Jumat, 10/05/2013 13:57 WIB

6 Cerita Fathanah 'Gombali' Cewek Cantik

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 6 dari 7 Next »
5. Ahmad Maulana, Bukan Fathanah

Meski sosoknya akrab di mata, nama Ahmad Fathanah mungkin tidak begitu familier dengan telinga model Vitalia Shesya. Tersangka kasus suap impor daging itu memakai nama lain saat bertemu dengan Vitalia.

"Pertama kenal bilangnya Ahmad Maulana," kata perempuan yang akrab disapa Vita ini dalam acara Vitalia Bicara di kantor detiksquare, Jl Kapt Tendean, Jaksel, Rabu (8/5/2013).

Vitalia mengaku, baru tahu Ahmad Maulana adalah Ahmad Fathanah, saat dia tertangkap tangan KPK pada 29 Januari lalu. Vita melihat kabar dan foto yang beredar di media, lalu menyadari bahwa yang ditangkap adalah pria yang akrab disapa anak-anaknya sebagai 'Om Panda' itu.

"Saya kaget saat itu. Ternyata dia punya nama Ahmad Fathanah," ujarnya.

Vitalia mengaku pertama kali berkenalan dengan Ahmad Maulana November 2012. Dalam kurun waktu pertemuan pertama sampai Fathanah ditangkap KPK keduanya sudah enam kali bertemu.

Dalam periode itu juga, Vita tiga kali dilamar oleh Fathanah. Tiga barang mewah pula yang diberikan Fathanah kepada Vita: cincin, jam tangan dan Honda Jazz.




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%