detikcom
Jumat, 10/05/2013 13:02 WIB

Pemilik Pabrik Kuali Dipertemukan dengan Bupati Tangerang

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Kasus perbudakan buruh yang terjadi di pabrik kuali di Sepatan, Tangerang menyedot perhatian berbagai pihak. Tidak ketinggalan Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar pun menemui tersangka Yuki Irawan.

"Betul, hari ini ada kunjungan dari Bupati Tangerang. Beliau diberikan akses langsung untuk menemui tersangka berkaitan dengan masalah perbudakan buruh ini," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/5/2013).

Informasi dari Polresta Tangerang, kunjungan tersebut berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Hingga berita ini ditulis, bupati masih berada di Polresta Tangerang. Pertemuan berlangsung tertutup.

Sejak kasus ini mengemuka, sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai kalangan bermunculan untuk menyampaikan keprihatinan maupun mengecam tindakan Yuki.

Sejumlah pejabat dari Dinas Tenaga Kerja Tangerang juga telah menemui Yuki. Pun halnya anggota DPR seperti Indra dari Komisi III telah bertatap muka dan berbincang secara langsung dengan Yuki.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%