Jumat, 10/05/2013 11:58 WIB

'Tukang Porot', Single Dangdut dari Sefti Sanustika

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Sefti Sanustika, istri ketiga Ahmad Fathanah dulunya seorang penyanyi dangdut. Dia dikenal dengan lagu hits berjudul 'Tukang Porot'.

Saat ditemui detikcom dan Trans7 di kediamannya, Sefti memang kenal dengan Fathanah lewat acara dangdut. Setelah itu mereka menikah. Sahabat Sefti, Tri Kurnia Puspita, yang juga menjalin hubungan dengan Fathanah juga penyanyi dangdut.

Nah, saat ditelusuri di dunia maya, nama panggung Sefti ternyata Septi Angel. Dia malang melintang di dunia perdangdutan dengan hits 'Tukang Porot'. Dari beberapa foto yang beredar, dia tampil cukup seksi saat jadi pedangdut.

Saat diundang wawancara oleh ANTV, Sefti bahkan sempat didaulat untuk menyanyikan lagu tersebut. Menganakan baju dan kerudung hijau, Sefti berjoget dan membawakan tembang jagoannya.

Berikut petikan lirik lagu 'Tukang Porot':

Ku tak mau lagi pacaran denganmu
selalu tak ada enaknya pacaran denganmu
lama-lama bisa gila
yang ada cuma uang melulu

minta ini lalu minta itu
bilang cinta kalau ada mau
aduh gue capekku tak sanggup lagi diporotin sama kamu

ku tak mau lagi dibohongin sama kamu
bukan kasih sayang yang ku dapat dari kamu
malah sebaliknya kau terus porotin aku
pacaran denganmu selalu tak ada enaknya

pacaran denganmu lama-lama bisa gila
yang ada cuma uang melulu
minta ini lalu minta itu
bilang cinta kalau ada mau

aduh gue capek
ku tak sanggup lagi diporotin sama kamu
ku tak mau lagi dibohongin sama kamu
bukan kasih sayang yang ku dapat dari kamu
malah sebaliknya kau terus porotin aku

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
85%
Kontra
15%