Detik.com News
Detik.com
Jumat, 10/05/2013 11:03 WIB

Anggota Brimob Tewas Dikeroyok Geng Motor di Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Seorang anggota Brimob tewas setelah dikeroyok sekelompok orang di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dugaan sementara pelaku penyerangan merupakan geng motor.

Jenazah korban Brigadir Polisi Satu (Briptu) Robert Marisi Silaen (35) masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Jalan wahid Hasyim Medan, Jumat (10/5/2013) siang. Otopsi masih dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Korban yang ditemukan warga dalam keadaan berlumuran darah di Jalan Sei Serayu. Ada yang melihat korban dikeroyok sejumlah orang, yang diduga kelompok diduga kelompok geng motor.

Pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Para pelaku juga merampas sepeda motor dan handphone korban. Warga yang mendapati korban terluka segera membawanya ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong.

Polisi masih belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini. Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes R. Heru Prakoso.

"Nanti siang akan saja jelaskan," kata Prakoso kepada wartawan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%