detikcom
Jumat, 10/05/2013 10:40 WIB

5 Daya Tarik Fathanah yang Bikin Cewek Cantik Kepincut

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 4 dari 6 Next »
3. Bagai Malaikat

Fathanah royal memanjakan perempuan dengan hadiah mewah. Kehadiran Fathanah bagaikan malaikat bagi perempuan yang dekat dengannya.

Vitalia Shesya menyebut Fathanah yang dikenalnya sejak November 2012 itu
bagai malaikat.

Meski berkali-kali dihadiahi beberapa barang berharga, seperti cincin berlian, jam tangan mewah, dan mobil Honda Jazz, Vita mengaku tidak memiliki rasa cinta terhadap Fathanah. "Saya tidak mau (dinikahi), karena saya anggap kakak," ujar Vita yang memiliki tato bunga di betis kaki kanannya itu.

Vita pertama kali bertemu Fathanah saat makan malam di restoran di Hotel Kempinski. Dalam pertemuan itu, Fathanah sudah berterus terang bahwa dirinya suka dengan Vita. Lantas seminggu kemudian, digelar pertemuan kedua. Total, sampai Fathanah ditangkap KPK pada 29 Januari 2013, Vita bertemu dengan pria yang ia sebut sebagai 'malaikat' itu sebanyak enam kali.

"Pertemuan terakhir sekitar pertengahan Januari," kata Vita. Dalam enam kali pertemuan itu, Fathanah yang mengaku sudah beristri berkali-kali menyatakan cintanya dan mengajaknya menikah secara siri. Namun, Vita menolaknya karena selain Fathanah sudah memiliki istri, juga karena waktu perkenalan yang terlalu singkat.

Meski tidak cinta, Vita menilai Ahmad Fathanah sebagai pria yang sopan dan baik, dan suka menolong. Karena itu, dia tidak menyesal berteman dengan Fathanah. Dia juga menegaskan dirinya tidak terkait sama sekali dengan kasus korupsi yang menimpa Fathanah.




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
56%
Kontra
44%