Jumat, 10/05/2013 02:39 WIB

Jangan Lewatkan! Pukul 06.00 WIB, Gerhana Matahari Sebagian Terjadi di Jakarta

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (Reuters)
Jakarta - Jangan sampai terlewatkan! Pagi ini, gerhana matahari akan menyambangi langit ibukota Jakarta dan wilayah Indonesia lainnya. Tepat saat matahari terbit, atau sekitar pukul 06.00 WIB, Anda warga Jakarta akan bisa menyaksikan secara langsung gerhana matahari sebagian.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan, fenomena alam ini akan bisa disaksikan di Jakarta pada Jumat (10/5/2013), sekitar pukul 06.00 - 06.26 WIB. Saat itu, wilayah Jakarta akan mengalami gerhana 35 persen, yang artinya penduduk Jakarta akan melihat matahari pagi tertutup sepertiga bagian.

Jika diperhatikan dengan saksama, matahari saat gerhana akan berbentuk seperti tanduk. Situasi ini akan berlangsung sekitar 30-an menit. Demikian disampaikan Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan sekaligus peneliti astronomi dan astrofisika LAPAN Thomas Djamaluddin, kepada detikcom, baru-baru ini.

Selain Jakarta, gerhana matahari ini juga bisa disaksikan dari wilayah Makassar, Sulawesi Selatan. Di wilayah ini, akan terjadi gerhana matahari 43 persen. Gerhana matahari di Makassar akan berakhir pukul 07.38 WITA.

Kemudian untuk di Manado, Sulawesi Utara, gerhana matahari akan bisa disaksikan mulai pukul 05.50 - 07.40 WITA. Khusus di wilayah ini, terjadi gerhana matahari 51 persen, yakni di mana separuh matahari akan tertutup bayangan bulan.

Terakhir, wilayah Indonesia yang bisa menyaksikan gerhana matahari ini ialah Jayapura. Di wilayah Indonesia bagian Timur ini, akan terjadi gerhana matahari hingga 62 persen, yakni saat dua pertiga bagian matahari tertutup bayangan bulan. Gerhana matahari di Jayapura bisa disaksikan mulai pukul 06.37 - 08.22 WIT.

Di luar wilayah Indonesia, atau tepatnya di kawasan Australia dan Samudera Pasifik, gerhana matahari akan terlihat dalam bentuk cincin. Memasuki wilayah Pantai Barat AS, gerhana matahari ini tidak bisa disaksikan.

Karena gerhana matahari terjadi saat di bawah ufuk, maka tak perlu alat bantu untuk melihatnya. Cukup dengan mata telanjang.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nvc/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%