Kamis, 09/05/2013 16:45 WIB

Diperiksa Sebagai Tersangka Pemalsuan, Pendeta Bethany Malang Tak Ditahan

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - Pendeta Yusak Hadisiswantoro menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas dugaan kasus pemalsuan dokumen dan memberikan keterangan palsu pengalihan aset gereja Bethany Indonesia (GBI) Malang, menjadi aset pribadi. Meski menjadi tersangka, namun warga Manyar Rejo Surabaya itu tidak ditahan.

"Sudah kita periksa sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Hilman Thayib, Kamis (9/5/2013).

Penyidik Subdit II/Hardabangta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, menetapkan Yusak sebagai tersangka sejak 25 April 2013 lalu. Pdt Yusak pun dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada 1 Mei lalu, namun tidak hadir.

"Tanggal 3 Mei dipanggil lagi dan datang memenuhi panggilan penyidik," tuturnya.

Meski sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka, Pdt Yusak tidak langsung ditahan. Alasannya, selama ini tersangka kooperatif serta menjamin tidak akan menghilangkan barang bukti maupun melarikan diri.

"Belum perlu dilakukan penahanan, karena selama ini kooperatif dan berjanji tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti," terang mantan Kapolrestabes Banjarmasin ini.

Hilman mengatakan, saat ini penyidik masih melengkapi keterangan saksi-saksi, sebelum berita acara pemeriksaan (BAP) dikirimkan ke Jaksa penuntut umum (JPU).Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(roi/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%