detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 22:50 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 09/05/2013 12:18 WIB

20 Terduga Teroris yang Tertangkap Densus 88 Kelompok Santoso

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
ilustrasi,
Jakarta - Densus 88 menangkap 20 terduga teroris dari penggerebekan di 4 tempat yakni Ciputat, Bandung, Kebumen, dan Kendal. 13 terduga teroris tertangkap hidup dan sisanya tewas, semuanya terkait DPO teroris Poso, Santoso.

"Total yang kita tangkap ada 20, 13 diantaranya hidup. Dari penelusuran Abu Roban, mereka tetap terkait dengan Santoso dari Posi yang saat ini masih DPO," kata Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2013).

Para teroris ini pernah melakukan pengumpulan dana dengan perambokan Bank BNI di Batang, Kebumen, dan Lampung. Polisi masih terus melakukan pengembangan.

"Jadi ini antara lain catatan kejahatan yang tetungkap dari mereka ini. Kita masih menelusuri lagi siapa yang menerima aliran dana ini," katanya.

Menurut Boy, sel jaringan teroris ini terus berkembang. "Jadi kita harus terus waspada. Jika melihat adanya pendatang jadi harus waspada. Kalau kita lihat ini adalah sel sel baru, ada tujuan besar dan jangka pendek mereka," lanjut Boy.

Santoso sendiri sampai saat ini masih buron. Polisi masih terus melakukan pencarian.

"Oleh karena itu kita akan terus berupaya. Kita tidak bisa berdiam diri. Rangkaian peristiwa ini ada yang melakukan perakitan bahan peledak. Kita berupaya agar perakitan ini tidak sampai meledak.Upaya untuk menelusuri kelompok terdahulu katakan Santoso cs ini masih terus kita lakukan," pungkasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(van/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close