detikcom
Kamis, 09/05/2013 12:18 WIB

20 Terduga Teroris yang Tertangkap Densus 88 Kelompok Santoso

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
ilustrasi,
Jakarta - Densus 88 menangkap 20 terduga teroris dari penggerebekan di 4 tempat yakni Ciputat, Bandung, Kebumen, dan Kendal. 13 terduga teroris tertangkap hidup dan sisanya tewas, semuanya terkait DPO teroris Poso, Santoso.

"Total yang kita tangkap ada 20, 13 diantaranya hidup. Dari penelusuran Abu Roban, mereka tetap terkait dengan Santoso dari Posi yang saat ini masih DPO," kata Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2013).

Para teroris ini pernah melakukan pengumpulan dana dengan perambokan Bank BNI di Batang, Kebumen, dan Lampung. Polisi masih terus melakukan pengembangan.

"Jadi ini antara lain catatan kejahatan yang tetungkap dari mereka ini. Kita masih menelusuri lagi siapa yang menerima aliran dana ini," katanya.

Menurut Boy, sel jaringan teroris ini terus berkembang. "Jadi kita harus terus waspada. Jika melihat adanya pendatang jadi harus waspada. Kalau kita lihat ini adalah sel sel baru, ada tujuan besar dan jangka pendek mereka," lanjut Boy.

Santoso sendiri sampai saat ini masih buron. Polisi masih terus melakukan pencarian.

"Oleh karena itu kita akan terus berupaya. Kita tidak bisa berdiam diri. Rangkaian peristiwa ini ada yang melakukan perakitan bahan peledak. Kita berupaya agar perakitan ini tidak sampai meledak.Upaya untuk menelusuri kelompok terdahulu katakan Santoso cs ini masih terus kita lakukan," pungkasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%